PANITERA PA SITUBONDO JELASKAN PERUBAHAN POLA PIKIR DAN BUDAYA KERJA DALAM ORIENTASI PPPK
Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB, Panitera Pengadilan Agama Situbondo, Syaiful Arifin, S.H., M.H., memberikan materi dalam sesi pertama kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Pengadilan Agama Situbondo dan diikuti oleh seluruh PPPK di Pengadilan Agama Situbondo. Panitera hadir sebagai narasumber untuk membahas topik yang krusial yaitu Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja PPPK. Acara berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta orientasi.
“Sebagai PPPK, kita harus mampu mengadopsi pola pikir yang adaptif dan proaktif,” tegas Panitera pada awal pemaparannya. Suasana aula dipenuhi dengan perhatian serius dari para peserta yang ingin memahami materi dengan baik. Dalam materinya, Syaiful Arifin menjelaskan pentingnya perubahan pola pikir dari sekadar karyawan biasa menjadi pelayan publik yang profesional dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja lembaga peradilan.
“Budaya kerja yang baik adalah pondasi bagi setiap PPPK untuk mencapai kinerja prima,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa perubahan ini menuntut komitmen tinggi serta disiplin kerja yang konsisten setiap hari. Selain itu, Syaiful mengajak para PPPK untuk terus meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Peserta pun aktif mengajukan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman mereka.
Panitera juga menyoroti tantangan yang dihadapi PPPK dalam menjalankan peran mereka di lingkungan peradilan agama. Menurutnya, tantangan tersebut bisa diatasi dengan semangat belajar dan kemampuan beradaptasi yang tinggi. “Jangan takut untuk menerima perubahan, karena perubahan adalah jembatan menuju kemajuan,” jelasnya dengan penuh motivasi. Ia mengingatkan agar PPPK tidak cepat puas dan selalu berusaha memperbaiki kinerja secara berkelanjutan. Budaya kerja yang baik harus meliputi inovasi, kerja sama, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. “Dengan pola pikir positif, semua hambatan akan terasa lebih mudah diatasi,” tambahnya mengakhiri sesi tersebut.