PENYERAHAN PENGHARGAAN SATYA LENCANA KARYA SATYA KEPADA PEGAWAI PA SITUBONDO
Minggu, 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pengadilan Agama Situbondo melaksanakan upacara bendera. Upacara HUT RI ke-80 di Pengadilan Agama Situbondo juga dirangkaikan dengan penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini diberikan kepada aparatur yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi selama 30 tahun maupun 10 tahun. Penyematan dilakukan langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Situbondo.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi dari negara atas loyalitas dan integritas aparatur peradilan. Penyerahan tersebut berlangsung di tengah suasana penuh rasa syukur dan penghormatan. Adapun aparatur penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya yaitu: Hillyah Sa’diah, S.H., M.H. untuk masa pengabdian 30 tahun, serta H. Hendra Agus Junaidi, S.H., M.H., Tri Anita Budi Utama, S.H., Saiful Imam, S.H., Dwi Lugia Yuniarsih, S.H., dan Rudy Kardiyanto, S.H. untuk masa pengabdian 10 tahun. Mereka menerima tanda kehormatan dengan penuh bangga dan haru. Rekan-rekan sejawat memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghormatan.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Situbondo, Drs. Safi’, menegaskan bahwa tanda kehormatan ini bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, penghargaan tersebut adalah pengingat bahwa pengabdian harus terus dilanjutkan dengan penuh tanggung jawab. Beliau mengajak seluruh aparatur untuk selalu meningkatkan etos kerja. Nilai-nilai kejujuran, integritas, dan profesionalitas harus terus dijunjung tinggi. Dengan demikian, layanan peradilan agama dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. “Penghargaan ini adalah awal perjalanan baru untuk semakin baik dalam melayani rakyat,” ujar beliau.
Kegiatan penyematan tanda kehormatan ini juga menjadi inspirasi bagi aparatur lainnya. Bagi pegawai yang belum memasuki masa pengabdian panjang, penghargaan ini menjadi motivasi untuk tetap konsisten dalam bekerja. Penyematan Satyalancana dinilai sebagai bukti bahwa negara memberikan apresiasi nyata kepada para pengabdi hukum. Selain itu, penghargaan ini menegaskan pentingnya keteladanan dalam lingkungan peradilan.