PA SITUBONDO MENGHADIRI RAPAT PARIPURNA DPRD MEMPERINGATI HARJAKASI KE 207
Kasubag PTIP Pengadilan Agama Situbondo, Ahmad Muhammad Nuruzzaman Afifi, S.E., menghadiri rapat paripurna DPRD Situbondo pada Jumat, 15 Agustus 2025. Rapat tersebut digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207. Suasana rapat berlangsung khidmat dengan dihadiri para pejabat daerah, anggota DPRD, serta tokoh penting dari berbagai instansi. Kehadiran tamu undangan menunjukkan bahwa perayaan Harjakasi adalah momentum kebersamaan lintas lembaga. Ahmad Muhammad N. Afifi hadir sebagai bentuk dukungan dari lembaga peradilan terhadap agenda pemerintah daerah.
Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi, memimpin jalannya rapat dan menyampaikan sambutan penting mengenai makna Hari Jadi Situbondo. Ia menegaskan bahwa momen Harjakasi bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan juga refleksi untuk masa depan. Dengan usia yang ke-207, Situbondo diharapkan dapat semakin berkembang dalam berbagai aspek. Mahbub menjelaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebagai langkah menyatukan visi daerah. Visi yang dicanangkan mencakup kemajuan pembangunan, peningkatan daya saing, serta kesejahteraan masyarakat.
“Hari Jadi Kabupaten Situbondo yang ke-207 ini bukan hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menatap masa depan dengan visi lima tahun ke depan,” tegasnya. Dalam penyampaiannya, Ketua DPRD menguraikan visi jangka menengah Kabupaten Situbondo. Visi tersebut mencakup mewujudkan daerah yang maju, religius, berdaya saing, dan sejahtera. Hal ini dianggap sebagai prioritas bersama, baik pemerintah daerah maupun seluruh komponen masyarakat. Mahbub menekankan bahwa kesuksesan pembangunan memerlukan sinergi antar unsur.
Tanpa kerja sama, cita-cita besar tersebut sulit terwujud. “Kami harus bersinergi untuk mewujudkan visi tersebut demi kemajuan Kabupaten Situbondo di masa mendatang,” ucapnya penuh semangat. Rapat paripurna ini juga digunakan sebagai sarana evaluasi terhadap pembangunan yang telah dicapai selama ini. Ketua DPRD menekankan pentingnya refleksi agar langkah strategi pembangunan ke depan lebih terarah. Ia mengingatkan bahwa sejarah harus dijadikan pelajaran berharga namun bukan sebagai penghambat inovasi. Harjakasi dinilai sebagai momentum tepat untuk merancang langkah baru bagi Situbondo. Dengan evaluasi yang jujur dan terbuka, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.