PA SITUBONDO MENGIKUTI UPACARA HARJAKASI KE 207
Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207 berlangsung khidmat di Alun-alun Kota Situbondo pada Jumat, 15 Agustus 2025. Salah satu yang turut hadir adalah Kasubag PTIP Pengadilan Agama Situbondo, Ahmad Muhammad Nuruzzaman Afifi, S.E. Kehadiran beliau menunjukkan sinergi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan masyarakat. Suasana upacara semakin meriah dengan balutan busana adat khas Situbondo yang dikenakan banyak peserta.
Pada peringatan Harjakasi tahun ini, panitia mengangkat tema besar bertajuk Explore the Tradition and Feel the Experience. Tema tersebut dipilih untuk mengajak masyarakat mengenal budaya lokal lebih dekat sekaligus menarik perhatian wisatawan. Bagi masyarakat Situbondo, momentum ini adalah wujud kebanggaan terhadap daerah. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, tampil sebagai inspektur upacara Harjakasi ke-207. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun Situbondo melalui tradisi dan kebudayaan.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga warisan leluhur. Ia menegaskan bahwa Situbondo memiliki potensi budaya yang dapat menjadi magnet wisata berbasis tradisi. Dengan upaya bersama, Kabupaten Situbondo diharapkan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. “Mari kita jadikan Situbondo sebagai pusat kebudayaan yang membanggakan,” tutur Mas Rio.
Salah satu poin penting dalam pidato Bupati adalah ajakan untuk mengundang masyarakat luar Situbondo datang setiap bulan Agustus. Mas Rio menilai, momentum Harjakasi bukan hanya sekadar peringatan seremonial, melainkan kesempatan emas untuk mempromosikan daerah. Beliau optimistis pelaksanaan rutin ini akan semakin diminati wisatawan dalam waktu mendatang. “Mungkin saat ini masih banyak orang yang belum tertarik, tapi saya yakin di tahun-tahun berikutnya, Situbondo akan dipenuhi tamu dari luar negeri,” ungkapnya penuh semangat. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para peserta upacara. Harapan itu semakin memperkuat tekad masyarakat untuk menjadikan Harjakasi sebagai agenda bergengsi.