TINGKATKAN EFISIENSI ANGGARAN: RAPAT KEPANITERAAN DI PA SITUBONDO
Senin, 17 Februari 2025, Panitera Pengadilan Agama Situbondo, Drs. Masyhudi, M.H.E.S., memimpin rapat terbatas Kepaniteraan yang dilaksanakan di Ruang Panitera. Rapat ini dihadiri oleh Panitera, Panitera Muda, Jurusita, serta staf Kepaniteraan lainnya. Dalam agenda rapat kali ini, dilakukan evaluasi terhadap kinerja Kepaniteraan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. "Kami perlu memastikan bahwa semua aspek kepaniteraan berjalan sesuai dengan arahan yang telah ditetapkan," ungkap Drs. Masyhudi dalam pembukaan rapat.
Kegiatan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan setiap anggota tim dapat berkontribusi lebih baik ke depannya. Rapat dimulai dengan pemaparan mengenai hasil kinerja Kepaniteraan selama periode sebelumnya. Drs. Masyhudi menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi dan pencapaian yang telah diraih.
Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sistem kepaniteraan yang lebih efisien. "Kita harus selalu mengutamakan kepuasan masyarakat dalam setiap layanan yang kita berikan," tegas Drs. Masyhudi. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses kerja di pengadilan. "Dengan meningkatkan kualitas pelayanan, kita juga dapat membangun kepercayaan publik terhadap institusi kita," lanjutnya. Peserta rapat pun sepakat bahwa peningkatan pelayanan harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dalam rapat tersebut, juga dibahas mengenai pelaksanaan anggaran dan bagaimana cara mengoptimalkannya sesuai dengan Inpres yang diterbitkan. Drs. Masyhudi mengingatkan semua anggota untuk lebih bijak dalam menggunakan anggaran yang ada. "Efisiensi belanja bukan hanya tentang mengurangi pengeluaran, tetapi juga tentang memaksimalkan hasil dari setiap rupiah yang kita belanjakan," ujarnya. Ia meminta semua pihak untuk menyusun rencana kerja yang jelas dan terukur agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Dengan demikian, diharapkan pengelolaan keuangan dapat lebih transparan dan akuntabel.